-Ads Here-
Pemerintah tidak akan memberikan insentif kepada motor listrik. Harga motor listrik belum pernah turun sejak mendapatkan insentif Rp 7 juta dua tahun lalu. Motor listrik menerima subsidi sebesar Rp 7 juta per unit selama dua tahun sebelumnya. Ini mengurangi biaya motor listrik. Namun, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa tahun ini tidak akan ada lagi insentif untuk motor listrik. Selain itu, memastikan bahwa pelanggan tidak akan menunda pembelian. Tahun ini tidak ada insentif untuk motor listrik. Agus menegaskan bahwa tahun ini tidak ada insentif yang diberikan, Sejak awal, Kementerian Perindustrian tidak mengusulkan insentif untuk motor listrik kepada Kementerian Keuangan, kata Agus.
Selain itu, dia menyatakan bahwa tahun ini, insentif untuk motor listrik tidak diprioritaskan. Contohnya, pemerintah harus melihat situasi keuangan negara secara realistis. Agar manfaatnya benar-benar terasa luas bagi perekonomian, setiap kebijakan fiskal harus dipertimbangkan dengan teliti. Menurutnya, berbagai pertimbangan yang disebutkan di atas serupa dengan pertimbangan di mana kita mengetahui postur fiskal kita, biaya dan keuntungan mana yang paling tinggi, yang lebih menguntungkan perekonomian secara keseluruhan.
Ketidakjelasan yang menghalangi pelanggan untuk membeli lebih penting daripada kepastian bahwa tidak akan ada insentif motor listrik. Pemerintah ingin konsumen dan bisnis tidak terus menunggu kebijakan. Agus berkata, "Saya sampaikan sekarang agar ada kepastian dan orang tidak menunggu insentif, sehingga industri juga bergerak."
Produsen motor listrik tidak akan bergantung pada bantuan pemerintah sebelum ada kepastian ini. Sejauh ini, Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) tidak mengantisipasi kebijakan pemerintah yang akan memberikan subsidi untuk sepeda motor listrik. Namun, industri motor listrik terus menginginkan dukungan kebijakan non-finansial. Ketua Asosiasi Sepeda Motor Listrik Indonesia, Budi Setiyadi, menyatakan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk tidak mengharapkan pemerintah yang sama lagi, tidak peduli apakah ada subsidi atau tidak. Pabrikan kendaraan listrik dipaksa untuk mengubah rencana dan mencari cara baru untuk tetap bersaing di pasar otomotif nasional tanpa bantuan dari pemerintah. Menurut Budi, untuk tetap eksis di masyarakat, kita harus mandiri dan mencari hal-hal baru.
-Ads Here-