-Ads Here-
Karena memiliki performa tinggi, desain futuristis, dan sistem software canggih, XPeng P7 semakin dibicarakan sebagai sedan listrik premium berteknologi pintar. Kemampuan over-the-air (OTA) dan sistem bantuan pengemudi XPILOT, yang memungkinkan pembaruan fitur tanpa perlu datang ke bengkel, menjadikan mobil listrik ini sangat dikenal. XPILOT menggunakan kamera, radar, dan sensor untuk membantu pengemudi menjaga lajur, mengatur jarak aman, dan parkir otomatis. Pengalaman berkendara menjadi lebih santai dengan fitur ini, terutama saat berkendara melalui kemacetan kota atau perjalanan tol jarak jauh.
Sistem OTA pada XPeng P7 memungkinkan software kendaraan terus diperbarui, yang memungkinkan peningkatan fitur dan peningkatan performa sistem seiring waktu. Sesuai dengan kebutuhan pengguna, XPeng P7 tersedia dalam konfigurasi RWD dan AWD untuk memberikan karakter berkendara yang berbeda.
Varian kinerja AWD memungkinkan sedan listrik berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 4 detik, yang dianggap cepat untuk sedan listrik. Baterai berkapasitas besar XPeng P7 sekitar 86 kWh, yang dirancang untuk perjalanan jarak jauh. Sementara angka CLTC mungkin lebih tinggi, jarak tempuhnya dapat mencapai kisaran 570 km pada standar WLTP. Di charger kompatibel, kemampuan pengisian DC cepat hingga sekitar 175 kW memungkinkan pengisian 10–80% dalam waktu kurang lebih setengah jam.
Dengan panel instrumen digital 10,25 inci dan layar tengah 14,96 inci, interior XPeng P7 mewakili konsep kabin modern minimalis. Dengan wheelbase sekitar tiga meter, kabin dapat menampung lima orang dengan ruang kaki lega di baris depan dan belakang. Dilengkapi dengan sistem audio premium, panoramic glass roof, pemanas dan ventilasi kursi, dan kursi elektrik menambah rasa mewah. Panjangnya yang hampir 4,9 meter membuatnya sejajar dengan sedan premium dan stabil saat melaju di kecepatan tinggi. Kombinasi teknologi pintar, jarak tempuh panjang, dan performa responsif XPeng P7 adalah keunggulan utamanya. P7 sering dianggap sebagai pesaing Tesla Model 3 dan BYD Seal di segmen sedan listrik menengah-atas di pasar global.
XPeng P7 dianggap sesuai untuk pasar Indonesia bagi pelanggan yang ingin beralih dari kendaraan listrik konvensional ke kendaraan listrik berbasis software. Saat XPeng P7 resmi masuk pasar, diperkirakan harganya akan berkisar antara Rp700 juta dan Rp900 jutaan, tergantung pada varian dan paket fiturnya. Dengan tren elektrifikasi yang terus meningkat, XPeng P7 mungkin menjadi salah satu sedan listrik paling menarik bagi pecinta teknologi di Indonesia.
-Ads Here-