-Ads Here-
Rabu, 31 Desember 2025— Puluhan model mobil baru akan diluncurkan di pasar otomotif Indonesia pada tahun 2025. Meskipun BYD Atto 1 baru muncul menjelang akhir tahun, ia tetap menjadi model terlaris di tengah persaingan yang ketat. Sejak peluncurannya, BYD Atto 1 telah didistribusikan sebanyak 17.729 unit dari pabrik ke diler, menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Tren Elektrifikasi dan Penguasaan Industri Tiongkok
Dengan banyaknya kendaraan elektrifikasi, baik hybrid maupun BEV, tahun ini menandai pergeseran besar di pasar kendaraan nasional. Berkat insentif mobil listrik impor yang akan berakhir pada penghujung tahun ini, deretan manufaktur asal Tiongkok semakin gencar meramaikan pasar.
BYD, Geely, dan Xpeng adalah beberapa merek yang memanfaatkan insentif mobil listrik impor. Sementara itu, hingga tahun 2025, insentif untuk kendaraan listrik yang dibuat di daerah akan terus diberikan. Misalnya, Toyota, pabrikan Jepang, telah memilih untuk membuat model bZ4X di negaranya sendiri, sehingga mereka dapat memperoleh subsidi pemerintah.
Contribusi dari Model Hyundai Bensin dan Performa
Selain dominasi kendaraan listrik, mobil bensin masih tersedia dan menunjukkan kinerja yang stabil. Misalnya, Hyundai meluncurkan Creta Facelift di awal tahun, yang kemudian menjual 4.257 unit dari Januari hingga November 2025. Dengan demikian, Creta Facelift menempati peringkat teratas dalam total penjualan Hyundai di Indonesia.
Pada periode yang sama, model Stargazer Cartenz dan Stargazer Cartenz X Hyundai juga menyumbangkan 1.905 unit wholesales. Dengan suplai 994 unit ke diler, model Hyundai untuk konsumen atas menunjukkan tren yang baik.
Atto 1 dari BYD: Pemain Baru dengan Banderol Kompetitif
Kehadiran BYD Atto 1 menjelang akhir tahun 2025 adalah hal yang sangat penting. Dengan banderol sekitar Rp 100 jutaan, mobil listrik ini menarik perhatian pasar. Meskipun belum genap setahun di pasar, BYD Atto 1 berhasil menjadi mobil baru terlaris di Indonesia berkat harga yang kompetitif.
-Ads Here-