-Ads Here-
Ada kemungkinan bahwa Honda pernah membuat skuter dengan desain yang menyerupai Vespa. Di Museum Koleksi Honda di Twin Ring Motegi di Jepang, motor ini bernama Juno dan menunjukkan perjalanan awal Honda dalam inovasi skuter. Mungkin niat Honda untuk memasuki segmen skuter dimulai dengan Honda Juno. Meskipun bentuknya mirip dengan Vespa, kehadiran itu adalah perlawanan terhadap skuter yang sudah ada, Fuji Rabbit dan Silver Pigeon, yang dibuat oleh Mitsubishi Heavy Industries. Kedua skuter tersebut berkontribusi pada revolusi Jepang setelah Perang Dunia II. Menurut The Autopian, skuter pertama Jepang adalah Fuji Rabbit, yang dirilis pada tahun 1946.

Honda sadar bahwa mereka harus mengembangkan skuter yang lebih maju dan sebanding jika mereka ingin menantang dominasi tersebut. Masa depan skuter dimulai dengan peluncuran Honda Juno (seri K) pada tahun 1954. Secara umum, bentuknya yang kompak, tubuhnya yang membulat, dan penampilan klasik yang akrab membuatnya terlihat seperti Vespa. Selain itu, ada beberapa aspek yang membuatnya unik, unik, dan berkelas di masanya.
Ini adalah skuter pertama Honda yang menggabungkan fitur mobil dan kendaraan roda dua. Kemudian dilengkapi dengan fitur yang tidak ada pada skuter pesaingnya. Oleh karena itu, pendekatan Honda terhadap Juno jauh lebih modern. Jika Vespa tetap menggunakan bodi logam dengan gagasan desain fungsional, Honda malah menggunakan panel bodi dari fiberglass, sesuatu yang pada masanya terasa seperti terlalu cepat.
Dengan material ini, Anda dapat membuat siluet yang lebih bebas yang menggabungkan kenyamanan dan gaya. Juno memiliki penampilan yang futuristis dan premium dengan windshield besar dan cover setang yang rapi. Dengan lampu sein, kaca depan ini disebut tahan segala cuaca. Tak mengherankan bahwa pada akhirnya disebut sebagai versi skuter mobi. Fitur yang ditawarkan Honda jelas menunjukkan komitmen mereka. Juno bukanlah skuter murah yang dimaksudkan untuk mobilitas semata-mata. Sebaliknya, itu adalah kendaraan dengan teknologi canggih, seperti lampu bodi terintegrasi dan pengoperasian yang mudah. Bahkan generasi berikutnya, Juno M, memiliki starter listrik.
Mesin empat tak 189 cc Honda Juno menghasilkan tenaga 6,4 dk. Dia memiliki berat 169 kg dan dapat mencapai kecepatan 50 km/jam. Juno seakan menunjukkan inovasi tanpa henti Honda. Sampai akhirnya muncul generasi baru, Honda Helix 1986, yang menggabungkan semua keunggulan Juno, yang sudah ada tiga puluh tahun sebelumnya.
-Ads Here-