Tidak ada pengumuman resmi yang dibuat oleh agen pemegang merek Chevrolet, GM Indonesia, bahwa Chevrolet Trailblazer generasi baru akan diluncurkan ke pasar. Terlihat bahwa mobil telah mulai dites di jalan-jalan di wilayah Indonesia. Selain pameran resminya di Gaikindo-Indonesia International Auto Show 2016 kemarin, kamuflase telah digunakan oleh sejumlah media untuk menampilkan gambar spion Chevrolet baru. Pernah disebutkan oleh Gaurav Gupta, presiden GM Indonesia, bahwa fokusnya pada pasar Indonesia akan condong ke arah SUV. Bersamaan dengan pameran Chevrolet Trailblazer di GIIAS 2016, telah diumumkan bahwa SUV berukuran besar dengan tujuh tempat duduk itu akan dijual pada akhir 2016, meskipun tidak jelas sampai awal 2017. Chevrolet Trailblazer baru akan melengkapi jajaran SUV Chevrolet di Indonesia setelah kedatangan Captiva terbaru.
Setelah debut SUV pesaing Toyota Fortuner dan Pajero Sport pada GIIAS 2016 dan di negara-negara tetangga, GM menawarkan model baru untuk Trailblazer. yang didasarkan pada Chevrolet Colorado, dilaporkan bahwa trailblazer memiliki lima puluh lebih modifikasi. Penampilan luar Trailblazer menjadi lebih andal dan kontemporer. Bumper barunya memiliki lampu kabut. Sebuah headlamp LED DRL baru memotong bagian besar grille.
Namun, dengan bumper belakang dan cluster lampu yang diubah, bagian di buritannya mempertahankan ciri Trailblazer generasi sebelumnya. Sepertinya hanya model LTZ yang lebih tinggi, dengan pelek alloy aluminium berukuran 12 inci, yang akan tersedia di Indonesia. Semua versi LTZ memiliki semua teknologi canggih, seperti lampu depan otomatis, wiper otomatis saat hujan, kamera mundur, sensor parkir di depan, dan kunci remote yang dapat menyalakan mesin dari jarak jauh hingga 100 meter.
Selain itu, Anda dapat menggunakan remot untuk membuka keempat jendela. Saat mobil diparkir di bawah sinar matahari, orang dapat membuka jendela tanpa masuk ke AC saat AC dinyalakan. Dalam hal kabin, Trailblazer baru memperbarui cluster instrumen dan trim pintu. Selain itu, ada sedikit perubahan pada bagian tengah dengan aksen perak. Teknologi MyLink2 mengubah layar sentuh 8 inci menjadi pusat infotainment.
Sistemnya diperbarui untuk meningkatkan konektivitas, navigasi, dan perintah bunyi smartphone. Selain itu, mendukung Android Auto dan Apple CarPlay sudah tersedia. Peningkatan NVH (suara, getaran, dan kekerasan) adalah perubahan di dalam Trailblazer yang tidak terlihat. Khususnya, peningkatan ini meningkatkan kenyamanan penumpang. Menggunakan karet seal yang baru, ketebalan kacalah yang ditambah, dan sistem aerodinamika terbaru diharapkan akan meningkatkan redam suara di dalam kabin.
Sedangkan dari segi goncangan dan rasa berkendara, pada sistem pegas suspensi dan rem juga akan mengalami revisi. Untuk masalah fitur safety, Trailblazer akan membawa airbag di depan, lengkap dengan bagian samping, curtain, dan lutut. Sementara dukungan berkendara telah dilengkapi dengan kontrol-traksi, Electronic Stability Control (ESC), Blind Spot-Warning, lane change assist, front collision warning, dan kamera mundur dengan Cross-Traffic allert. Selain itu, ada perubahan pada sistem pegas suspensi dan rem yang akan meningkatkan rasa dan goncangan saat berkendara. Untuk masalah fitur keselamatan, Trailblazer memiliki airbag di depan yang mencakup bagian samping, tirai, dan lutut. Meskipun demikian, dukungan berkendara telah dilengkapi dengan kontrol traksi, kontrol stabilitas elektronik (ESC), peringatan cahaya samar, bantuan pergeseran jalur, peringatan kecelakaan depan, dan kamera mundur dengan peringatan kecelakaan lintasan.
Dengan mempertimbangkan pajak dan standar pengukuran emisi yang berlaku di Indonesia, ada kemungkinan mesin diesel Duramax dengan kapasitas 2.5 liter, yang sesuai dengan Trailblazer Eeuro4. Beberapa fitur asli mungkin tidak ada saat Trailblazer melaju di aspal Indonesia. Namun demikian, GM Indonesia dikenal karena tidak pelit, yang memungkinkan mereka mempertahankan harga tanpa mengurangi banyak fitur. Lihat saja Chevrolet Trax LTZ yang saat ini tersedia di pasar Indonesia.
Terlepas dari informasi harga, belum ada informasi resmi atau perkiraan. Masih menyesuaikan dengan kapasitas beberapa engine yang akan digunakan. Tidak termasuk penggerak Trailblazer 4x4 di negara tetangga. Saat dibawa ke Indonesia, fitur tersebut akan menaikkan harga Saat tiba di Indonesia, yang pernah disebutkan memiliki harga hampir 1 miliar
VIDEO